Polres Bengkalis Berhasil Menangkap Pelaku Perampok ADD Sungai Linau Bengkalis 

Kepolisian Resor Bengkalis berhasil mengungkap pencurian dengan kekerasan (curas) Alokasi Dana Desa (ADD) Sungai Linau berjumlah Rp 471 Juta  di jalan Poros Siak Kecil, Kabupaten Bengkalis.

Hasil penyelidikan, Polisi berhasil menangkap eksekutor dan otak pelaku pencurian ADD Sungai Linau. Masing- masing pelaku  berinisilal D alias K sebagai eksekutor, pelaku berinisial S bertindak sebagai pemantau pergerakan korban dan pelaku berinisial F merupakan Kaur Desa Sungai Linau sebagai otak pelaku yang mengetahui pencairan ADD.

Kapolres Bengkalis AKBP, Ino Harianto SIK melalui Kasat Reskrim AKP Sanny,Rabu (27/7/2016) menjelaskan, bahwa  penangkapan pelaku curas ADD Sungai Linau dilakukan ditempat berbeda. Eksekutor diamankan di daerah Medan, sedangkan 2 (dua)  pelaku lainnya diamankan di Siak Kecil.

“Jadi, begitu kita mendapatkan laporan terkait kasus ini, kita langsung ke TKP melakukan penyelidikan. Dalam penyelidikan kita bergabung dengan Polsek Siak Kecil dan kita bagi 2 (dua) tim. Pelaku kita amankan secara terpisah, eksekutor berinisial D alias K kita amankan di Medan, dan 2 (dua) pelaku kita amankan di Sungai Linau,”Jelas Kasat Reskrim yang didampingi Kapolsek Siak Kecil IPDA K.Subekti dan Kasi Pidum, Firman Fadhila.

Dijelaskan Kasat  Reskrim, pencurian terhadap ADD Sungai Linau direncanakan pelaku secara matang. Mulai informasi kapan pencairan ADD, mengundang pemain (pelaku eksekutor) hingga memetakan rute yang akan dilalui korban saat membawa uang ADD.

“Dari pemeriksaan ke 3 pelaku, uang hasil curian telah mereka bagi- bagi. Ada yang mendapatkan Rp 50 juta dan Rp 60 juta. Uang ini mereka gunakan untuk hura- hura, bayar utang, beli sepeda motor hingga untuk memenuhi kebutuhan sehari- hari,”terang Kasat Reskrim.

“Sedang dari ketiganya, barang bukti yang kita amankan, uang sebesar Rp 23.037.000 dari tangan F dan S, sepeda motor, jaket hitam yang digunakan pelaku serta 3 buah handphone,”ujar  AKP Sanny.

Kasat Reskrim mengatakan akan terus melakukan pengembangan untuk mengungkap pelaku lainnya dalam komplotan curas ADD Sungai Linau.

Tidak menutup kemungkinan ada pelaku lainnya dan masih ada TKP- TKP lainnya dari aksi pelaku. Dan pelaku kita jerat pasal 365 dengan ancaman pidana 7 tahun penjara,”terang Sanny.

Sebelumnya, 2 korban yang merupakan Bendahara Desa Sungai Linau Kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis dirampok oleh OTK yang menggunakan senjata api usai melakukan pencairan ADD di Bank Riau Kepri Bukit Batu. Korban di Jegad pelaku dijalan Poros Sungai Linau, korban sempat melakukan perlawanan, namun pelaku melepaskan tembakan ke udara hingga membuat korban ketakutan dan menyerahkan tas berisi uang ADD berjumlah Rp 471 juta kepada pelaku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*